Kunjungan Menteri Kesehatan ke Kimia Farma

Saat ini 95% Bahan Baku Obat (BBO) di Indonesia masih diperoleh melalui impor. Menanggapi masalah tersebut, melalui Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2016 dan Permenkes no 17 tahun 2017 membuat program Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alkes. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K) RI meninjau pabrik bahan baku obat Kimia Farma Sungwun Pharmacopia

Selengkapnya...

PREVIOUS INFORMATION


Kimia Farma meraih penghargaan TOP CSR 2020 Bintang 4

Penghargaan TOP CSR ini 2020 memiliki tiga aspek utama. Tidak hanya aspek kepatuhan (compliance) terhadap ISO 26000 tentang Social Responsibility, tetapi juga aspek GCG, dan aspek Keselerasan program CSR dengan strategi serta daya saing bisnis perusahaan. Diharapkan Kimia Farma tetap terus semangat mengembangkan pengelolaan CSR sebagai wujud Bakti Kimia Farma Untuk Indonesia.

Selengkapnya...

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Kimia Farma menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 yang dihadiri oleh pemegang 5.000.183.341 lembar saham atau 90,03% dari keseluruhan pemegang saham KAEF

Dalam memenuhi protocol Kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan tetap menjaga physical distancing, serta mengacu pada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selengkapnya...

Pengumuman Perseroan

Berdasarkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya Nomor AHU-0017895.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 28 Februari 2020 dan Surat Nomor AHU-AH.01.03-0115053 tanggal 28 Februari 2020 serta tertuang dalam Akta Risalah RUPSLB Nomor 18 tanggal 18 September 2019, terjadi perubahan nama perusahaan yang semula PT Kimia Farma (Persero) Tbk menjadi PT Kimia Farma Tbk, efektif per tanggal 28 Februari 2020.

Bersama FHCI, Kimia Farma Melakukan Perekrutan Putra Papua

Kimia Farma Bersama 51 BUMN lain berpartisipasi dalam Program Perekrutan Bersama BUMN (PPB BUMN) yang dilakukan dengan tujuan untuk pemerataan kesempatan kerja bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk dari Papua dan Papura Barat.

Dari total 522 Putra Papua dalam program PPB BUMN tersebut, 13 diantaranya lolos seleksi di Kimia Farma dan siap ditempatkan di area-area seluruh Indonesia.

Selengkapnya...