Perseroan membuka layanan pesan antar bagi jamaah yang membutuhkan obat dan alat kesehatan. “Kami membuka apotik di Mekkah dan Madinah bernama Apotek Kimia Dawaa. Bagi jamaah haji dan umrah bisa berkunjung, serta diskon khusus bagi WNI,” ujar Sekretaris Perusahaan dalam keterangan pers

PT Kimia Farma (Persero) melebarkan ekspansi bisnis apotek ke mancanegara. Salah satunya apotek Kimia Farma hadir di Makkah dan Madinah.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno mengatakan perseroan juga membuka layanan pesan antar atau delivery bagi jamaah yang membutuhkan obat dan alat kesehatan. “Kami membuka apotik di Mekkah dan Madinah bernama Apotek Kimia Dawaa. Bagi jamaah haji dan umrah bisa berkunjung, serta diskon khusus bagi Warga Negara Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (2/7).

Sebelumnya Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan Kimia Farma sudah memiliki apoteknya di Tanah Suci. Saat ini tempatnya belum rapi, karena masih dalam proses pekerjaan untuk tempat penyimpanan obat-obatan yang lebih aman.

"Apotek Kimia Farma sudah ada sampai 36 apotek. Insya Allah sudah lebih," katanya saat memberikan arahan kepada PPIH yang diberangkatkan gelombang pertama, di ruang 215 Gd Adiatama Kemenkes Jl HR Rasuna Said Jakarta, Senin (1/7).

Menurutnya, apotek yang dibangun Kimia Farma, belum bisa menjual obat-obatan untuk keperluan dengan jumlah besar. Namun, untuk keperluan jamaah perorangan sudah bisa. Nila memastikan apotek milik Kimia Farma tempatnya sudah sesuai standar, sehingga tidak perlu diragukan kualitas mutunya.