PT Kimia Farma (Persero) Tbk. melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) terkait distribusi dan penjualan produk dari PTPN VIII di berbagai outlet penjualan Kimia Farma. Penandatangan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Honesty Basyir dengan Direktur Utama PTPN VIII, Bagya Mulyanto di outlet Kimia Farma Diagnostik (Lab Klinik) bertempat di Jl Diponegoro – Bandung, pada hari Kamis, 23 Agustus 2018.

PTPN VIII merupakan BUMN yang bergerak pada sektor perkebunan dengan kegiatan usaha meliputi pembudidayaan tanaman,

 

pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan penjualan komoditi perkebunan dengan komoditi utama yaitu teh, karet, kelapa sawit serta kina.

“Kerjasama ini merupakan salah satu strategi BUMN dalam bersinergi dimana Kimia Farma memiliki jaringan distribusi dan penjualan yang luas yaitu seluruh Indonesia,” ujar Direktur Utama PTPN VIII dalam sambutannya.

Untuk diketahui, PTPN VIII memiliki blending khusus dan pabrik kemasan teh celup dan curah yang dikenal dengan nama Industri Hilir Teh (IHT). Pabrik ini memproduksi teh dengan merek Walini dan Goalpara serta teh kebutuhan ekspor atas pesanan pembeli baik berupa teh looseleaf maupun dengan kemasan bagged tea. Perusahaan juga memiliki pabrik kemasan teh retail lainnya seperti teh dengan kemasan merk Gunung Mas untuk memenuhi pasar dalam negeri.