Perseroan berhasil membukukan total Aset sebesar Rp 4,61 triliun, yang meningkat sebesar 34,29% dari tahun 2015 sebesar Rp 3,43 triliun. Pertumbuhan aset yang signifikan tersebut merupakan cerminan dari meningkatnya aset lancar yang dimiliki Perseroan

 

Jakarta (20/04). PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Perseroan) yang dalam tahun 2016 membukukan peningkatan pendapatan Perseroan sebesar 19,57% dari 4,86 triliun pada tahun 2015 menjadi 5,81 triliun pada Tahun 2016, sejalan dengan itu Laba Bersih Perseroan juga meningkat sebesar 2,28% sejumlah Rp 271,59 miliar, dalam RUPS Tahunan 2016 di Jakarta (20/04) memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar 20% dari laba yang dapat diatribusikan Perseroan tahun 2016 atau sejumlah Rp 53,48 miliar.

Selain itu dalam RUPS Tahunan 2016 Perseroan kali ini, diputuskan perubahan Susunan Pengurus Perseroan :

Memberhentikan dengan hormat:

1. Drs. Rusdi Rosman, MBA., Apt. (Direktur Utama)

2. Farida Astuti, MBA., Ak. (Direktur Keuangan)

3. Drs. Pujianto, MM., Apt. (Direktur Pengembangan)

4. Drs. Jisman Siagian, Apt. (Direktur Supply Chain)

5. Drs. M. Wahyuli Syafari, Apt. (Direktur Umum)

Mengangkat dengan hormat:

1. Honesti Basyir (Direktur Utama)

2. I.G.N. Suharta Wijaya (Direktur Keuangan)

3. Pujianto (Direktur Pengembangan Bisnis)

4. Verdi Budidarmo (Direktur Produksi & Supply Chain)

5. Arief Pramuhanto (Direktur Umum & Human Capital)

 

Sehingga Susunan dan Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, menjadi sebagai berikut:

 

Dewan Komisaris

1. Dr. Farid Wadjdi Husain, Sp.B., KBD. (Komisaris Utama/Independen)

2. Prof. DR. Dewi Fortuna Anwar, MA. (Komisaris)

3. Prof. DR. Wahono Sumaryono, Apt. (Komisaris Independen)

4. dr. Untung Suseno Sutarjo, M. Kes. (Komisaris)

5. Muh. Umar Fauzi, ST., MSM. (Komisaris)

 

Direksi

1. Honesti Basyir (Direktur Utama)

2. I.G.N. Suharta Wijaya (Direktur Keuangan)

3. Pujianto (Direktur Pengembangan Bisnis)

4. Verdi Budidarmo (Direktur Produksi & Supply Chain)

5. Arief Pramuhanto (Direktur Umum & Human Capital)

 

Kinerja Perseroan Tahun 2016

Pada tahun 2016, Perseroan berhasil membukukan total Aset sebesar Rp 4,61 triliun, yang meningkat sebesar 34,29% dari tahun 2015 sebesar Rp 3,43 triliun. Pertumbuhan aset yang signifikan tersebut merupakan cerminan dari meningkatnya aset lancar yang dimiliki Perseroan, meningkat 38,36% yaitu Rp 2,91 miliar dari sebelumnya Rp 2,10 miliar pada tahun 2015. Hal ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk mempercepat pengembangan hulurisasi dan jaringan kesehatan Perseroan dalam rangka mendukung pertumbuhan kesehatan masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan meningkatkan nilai Perseroan dalam jangka panjang.

Selain itu, Untuk optimalisasi aset sebagai salah satu strategi non inti, Perseroan melakukan pembangunan hotel dan rumah sakit dengan skema Built Operate Transfer (BOT) atas aset-aset idle

Sebagai wujud peran serta dalam membangun kesehatan masyarakat, Perseroan melakukan pengembangan dalam bisnis alat kesehatan rapid test, pembangunan Pabrik Bahan Baku Obat dan Pabrik Garam Farmasi I yang telah diresmikan dan mulai beroperasi sejak Desember lalu.

Sekilas Perseroan

PT Kimia Farma (Persero) Tbk adalah BUMN Farmasi terbesar di Indonesia dengan layanan Healthcare Company dari hulu ke hilir yang meliputi Pabrik, Research & Development, Marketing, Bisnis Internasional, Trading & Distribution, Layanan Apotek, Diagnostik, dan

Klinik Kesehatan. Perseroan saat ini memiliki anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu PT Kimia Farma Apotek (retail kesehatan), PT Kimia Farma Trading & Distribution (trading & distribution), PT Sinkona Indonesia Lestari (manufaktur kina dan turunannya), PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (manufaktur bahan baku obat). Hingga Desember 2016, Perseroan memiliki 900 jaringan Apotek, dengan 375 Klinik Kesehatan, 45 Laboratorium Klinik dan memilki 47 cabang Trading & Distribution.

Kimia Farma selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan solusi kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Apabila ada hal-hal yang ingin dikonsultasikan dan ditanyakan, bisa menghubungi contact center “Kimia Farma Care” di nomor 1-500-255, dari Senin – Minggu pukul 07.00 – 21.00 WIB (pulsa lokal). Dalam contact center tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, baik konsultasi obat secara langsung dengan Apoteker, lokasi apotek Kimia Farma terdekat dan informasi lainnya.